Diduga Nomor Polisi BK 245 MJ Digunakan pada Dua Kendaraan Berbeda, Publik Minta Klarifikasi

Advertisement

Diduga Nomor Polisi BK 245 MJ Digunakan pada Dua Kendaraan Berbeda, Publik Minta Klarifikasi

 DELI TIMES OFFICIAL
Minggu, 12 Juli 2026

Diduga Nomor Polisi BK 245 MJ Digunakan pada Dua Kendaraan Berbeda, Publik Minta Klarifikasi

Medan – Informasi mengenai dugaan penggunaan nomor polisi BK 245 MJ pada dua kendaraan berbeda, yakni sebuah Pajero Sport dan Innova Reborn, menjadi perhatian masyarakat setelah kendaraan tersebut disebut terlihat terparkir di halaman Polres Medan Tembung baru-baru ini. Dugaan itu juga ramai diperbincangkan setelah beredar video di media online yang menampilkan kendaraan dengan nomor polisi yang sama.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait administrasi registrasi kendaraan, keabsahan penggunaan pelat nomor, serta pengelolaan aset negara apabila kendaraan tersebut merupakan kendaraan dinas. Sejumlah pihak menilai, penjelasan resmi diperlukan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam UU KIP, masyarakat berhak memperoleh penjelasan yang jelas dan akurat dari instansi terkait. Karena itu, publik berharap pihak kepolisian, khususnya jajaran yang berwenang di Polres Medan Tembung, dapat segera memberikan klarifikasi resmi mengenai dugaan tersebut.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima redaksi melalui pesan WhatsApp maupun panggilan telepon kepada Kapolres Medan Tembung. Informasi yang beredar saat ini masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya sebelum ada penjelasan dari pihak terkait.

Media tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan. Apabila nantinya hasil klarifikasi menunjukkan adanya kesalahan administrasi, proses pergantian registrasi, atau penjelasan resmi lainnya, maka informasi tersebut akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pemberitaan demi menjaga akurasi, keseimbangan, dan kepentingan publik.